Master Hipnotis, Pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi

 

Aug 17, 2007 22:23:13 WIB
Apa Artinya Kemerdekaan Bila



Oleh Saputra

Enam puluh dua tahun suah bangsa Indonesia memproklamirkan diri menjadi bangsa yang merdeka, sebagai satu independence state. Bangsa yang free, bebas menentukan masa depannya sendiri.

Apakah sesungguhnya arti freedom itu?

Kalau bisa diibaratkan seperti seorang yang berdiri ditengah simpang jalan, freedom adalah orang bebas memilih mau jalan kekiri, kekanan, lurus atau kemana saja, terserah dia sendiri. Jadi sebetulnya freedom itu hanya suatu ide dalam pikiran anda sendiri, freedom hanya suatu potential energy yang harus diubah menjadi ‘kinetic energy’ supaya ada gunanya, jadi freedom harus diisi oleh kreativitas orang itu sendiri, seperti yang ditulis oleh Greg Levoy dalam bukunya Callings, Finding and Following an Authentic, tulisnya; Life.Freedom is just an illusion, an idea in the mind. If you are at a crossroads, with paths going off in all directions, you have, in theory, great freedom. Until you actually make a choice, freedom is only potential energy, energy in abeyance, in waiting.

Begitu pula, kemerdekaan suatu bangsa tak ada artinya tanpa diisi dengan karya nyata dari bangsa itu sendiri. Begitu pilih jalan kekanan (misalnya), you have turned the (freedom) potential energy into kinetic energy (body in motion) , energy in use.

Apakah jalan yang telah ditempuh oleh bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaannya selama ini sudah betul? Paradoxes makin nyata hampir disemua bidang, kesenjangan antara kaya-miskin, adil- tak adil, aman- kacau, bodoh-pandai dstnya makin melebar. Freedom/ Kemerdekaan bila hanya dijadikan ‘tujuan suatu bangsa” tidak akan menghasilkan apa apa. Tapi kemerdekaan harus diisi dengan kreatifitas dan efford/ budi daya segenap komponen bangsa.

Semuanya ini hanya bisa berjalan mulus bila bangsa dimodali oleh sense of belonging, bahwa semua asset bangsa itu harus benar benar dipelihara, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat banyak. Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah pemeliharaan, beli sesuatu jauh lebih mudah dari memeliharanya dan sekita orang tahu bahwa biaya pemelihaan itu malahan lebih besar dari harga belinya.

Filosofi gotong royong, holopis kuntul baris harus dihidupkan lagi, dimulai dari pembersihan lingkungan dan fasiltas umum lainnya di kampung sampai pemeliharaan gedung gedung pemerintah dan asset bangsa lainnya. Lalu Apa artinya kemerdekaan tanpa sense of belonging, masing orang hanya sibuk memperkaya diri saja? tanpa bisa mengadakan waktu untuk ikut memelihara semua fasilitas umum?

Ingatlah, hanya bangsa yang punya sense of belonging tinggi bisa maju

Kembali Ke Halaman Utama - Koleksi Artikel Politik Indonesia

           


Holistic Solution Center | Hypnosis Association | EFT Indonesia | Psikoterapis | Bawah Sadar | Belajar Hipnotis | Layanan Hipnoterapi | Belajar Hipnoterapi | Buku Hipnotis Gratis | Hypnosis Training | Organisasi Hipnosis | Master Hipnotis | Solusi Salah Ketik | Fakir Magic | Sekolah Sulap | Psikologi Indonesia | Terapi Musik | Aktivasi Otak | Neurotherapy | Pengobatan Herbal | Artikel Kesehatan | Pakar Seks | Terapi Seks | Master Seks | Obat Ejakulasi Dini | Perusahaan Furniture | Master Indonesia | Toko Barang Antik | Terapi Tertawa | Kota Jepara | Pelatihan Internet Marketing