Master Hipnotis, Pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi

 

July 14, 2007 22:23:13 WIB
Do You Still Love Me



Oleh Saputra

Dikutip dari milis Nova Sutrisna.

Dear Rekan sekalian,
Mungkin sebagian dari kita ada yang sudah tahu bahwa hukum di Indonesia ini benar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan UANG....Kemarin tanggal 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman saya yang katanya sudah 2 bulan ini masuk penjara karena NARKOBA. Waktu bertemu dengan dia, kondisinya sangat berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, dan yang lebih tragis lagi dia seperti orang kelaparan.

Dia cerita tentang kejadian yang menimpanya. Tgl 9 Juni 2007, Teman saya ini pergi ke daerah kota untuk suatu keperluan. Sesampainya di jalan ternyata ada razia polisi. Kebetulan dia yang membawa mobilnya dan ada 1 teman lagi, jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan mereka berdua disuruh keluar dari mobil, mobil mereka digeledah. Dan betapa kagetnya teman saya itu waktu polisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi di bawah jok depan.

Padahal semua teman saya itu bukan pemakai. Mereka juga tidak pernah pergi ke diskotik. Mereka meyakinkan polisi kalau itu semua bukan milik mereka. Mereka bersedia untuk tes darah tapi polisinya malah memarahi bahkan menampar kedua teman saya itu. Pada saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi, polisi mengambil semua barang2 berharga teman saya itu (dompet, jam, HP).

Yang lebih parahnya lagi polisi itu menyuruh mereka untuk mengakui kalau barang haram tersebut milik mereka. Bersumpah dengan nama Tuhan pun kayaknya sudah ga mempan, akhirnya dengan pasrah teman2 saya itu mengiyakan semua perintah polisi tersebut karena kalau tidak, mungkin mereka akan dianiaya terus. Teman2 saya itu kemudian diborgol lalu disuruh masuk ke mobil polisi tersebut. Di dalam mobil, polisi mulai nego harga dengan teman2 saya. Mereka disuruh menyerahkan Rp 2 juta /orang malam itu juga, maka mereka akan dilepaskan. Sewaktu teman2 saya mengiyakan permintaan mereka, TIM BUSER dari SCTV datang, jadi perjanjian itu tidak jadi terlaksana.

Dengan sok gagah polisi2 itu dengan arogannya menarik teman2 saya itu keluar mobil dan memberi penjelasan ke TIM BUSER tersebut kalau teman2 saya itu adalah pemakai. Singkat cerita teman2 saya itu dibawa ke polres. Di sana mereka dikurung selama 1 bulan dan baru hari kamis tgl 26 Juli 2007 kemarin mereka dipindahkan ke Rutan Salemba. Perlu diketahui juga, mereka pindah ke Rutan pun harus bayar Rp 7.000.000 /org.

Ternyata penderitaan mereka belum selesai sampai di situ. Mereka bilang kalau mereka mau bebas, mereka harus membayar Rp 90.000.000 / org kepada polisi tersebut dan kasus mereka pun secara otomatis akan ditutup. Sungguh biadab sekali moral2 orang2 itu. Perlu diketahui juga kalau di dalam rutan itu dikasih makan sehari 2x dan nasinya bukan putih warnanya tetapi kuning. Di dalam makanan tersebut sudah dicampur dengan bumbu supaya para napi akan merasakan badannya lemas. Di tiap blok2 tahanan juga bebas. Mereka ada yg memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila mereka2 sang pengguna memberikan uang sebagai uang tutup mulut kepada petugas2 tersebut.

Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk pun tidak kalah biadabnya para petugas2 tersebut. Dari pintu depan kita lapor dan KTP kita ditaruh, mereka minta uang administrasi Rp 5.000, terus pindah loket utk taro HP karna di sana kita ga boleh membawa hp, kita bayar lagi Rp 5.000, masuk pintu untuk pemeriksaan badan pengunjung bayar lagi Rp 5.000.

Sampailah kita pada pintu terakhir dimana kita bisa bertemu dengan teman saya tersebut. Saya dan teman2 saya masuk ke sebuah ruangan. Tapi sebelum kami bertemu dengan teman2 kami tersebut, kami harus membayar Rp 10.000 untuk ongkos panggil teman saya yang di sel. 10 menit berlalu tapi teman kami tidak kunjung datang. Petugas gadungan itu datang lagi dan memberitahu kami bahwa teman kami tidak ada di sel. Petugas itu menawarkan jasanya kembali, dia akan mencari teman2 kami bila kami membayar lagi Rp 10.000.

Akhirnya dengan perasaan kesal, kami kasih lagi uang tersebut. Sumpah!!! keadaan di ruangan tersebut bnr2 mengerikan. Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan antara napi dan penjenguk. Di sana semua napi dan penjenguk bisa leluasa melakukan adegan2 sronok. Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka semua tidak malu untuk melakukan hal tersebut. Mungkin semua itu bentuk pelampiasan rasa rindu antara si napi dan si penjenguk.

Yang lebih parahnya lagi, bagi para napi yang menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp 50.000 ke petugas. Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya tersebut, mereka kami beri uang Rp 100.000,- untuk mereka masuk lagi ke dalam. Kalau mereka tidak membayar, mereka akan dipukuli.

Sungguh biadabnya negara kita ini!!!Perlu diketahui juga di depan pintu masuk tertulis " TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN". Tapi apa kenyataannya???

REKANS, TOLONG FORWARD BERITA INI AGAR SEMUA BISA MEMBACA, DAN SEMOGA JADI PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA UNTUK BER-HATI2, TERUTAMA BAGI KITA2 YANG MENGGUNAKAN MOBIL DI MALAM HARI. KITA HARUS BER-HATI2 KALAU ADA RAZIA. USAHAKAN SEWAKTU KITA DIPERIKSA, KITA MELIHAT TANGAN2 JAHIL PARA POLISI2 BIADAB TERSEBUT.

Setelah membaca email dari milis Nova Sutirsna ini, saya lalu teringat akan lagu Do you still love me?, itu lho yang sangat popular disekitar tahun 70-an?,banyak anda yang belum lahir…. he he hehe…Lyrics dan sekaligus pennyanyinya adalah Dave Clark, asal Montreal, Canada. Dave cut his musical teeth in Montreal, getting his start with the legendary Quebec group the White River Bluegrass Band in the late 1970s and later with the jazz-folk-swing band Soupe du Jour in the 1980s. He played with such performers as Barde and Theresa Doyle, but it was his work with the Montreal-based folkgrass trio Steel Rail, starting in the 1990s, that brought him to national attention.

Inilah contoh, unconditional love, oh… Indonesia tercinta, what can I do for you?.

Lyrics lagu Do You Stil Love Me?

Do you still love me It's been such a long time Since I held you in my arms Do you still miss me It's been such a long time I still need your lovin' charms

I still remember The times when we were just dreaming Our love can be strong again Now that I know the meaning

Do you still love me It's been such a long time Since I held you in my arms

------ instrumental break ------

I still remember The times when we were just dreaming Our love can be strong again Now that I know the meaning

Do you still love me

It's been such a long time Since I held you in my arms Do you still love me, oh Do you still love me, oh-whoa Do you still love me, love me

Kembali Ke Halaman Utama - Koleksi Artikel Politik Indonesia

           


Holistic Solution Center | Hypnosis Association | EFT Indonesia | Psikoterapis | Bawah Sadar | Belajar Hipnotis | Layanan Hipnoterapi | Belajar Hipnoterapi | Buku Hipnotis Gratis | Hypnosis Training | Organisasi Hipnosis | Master Hipnotis | Solusi Salah Ketik | Fakir Magic | Sekolah Sulap | Psikologi Indonesia | Terapi Musik | Aktivasi Otak | Neurotherapy | Pengobatan Herbal | Artikel Kesehatan | Pakar Seks | Terapi Seks | Master Seks | Obat Ejakulasi Dini | Perusahaan Furniture | Master Indonesia | Toko Barang Antik | Terapi Tertawa | Kota Jepara | Pelatihan Internet Marketing