Master Hipnotis, Pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi

 

July 11, 2007 22:23:13 WIB
Play Well With Yourself



Oleh Saputra

Bingung, linglung, begitu rasanya waktu bulan bulan pertama kami sekeluarga tinggal di Australia. Aneh, bagaimana tidak, kalau semua orang bule koq kelihatannya rupa/ mukanya sama semua, sehingga sering lupa bahwa orang yang baru ketemu hari itu sebelumnya pernah ketemu, abis sepertinya mukanya sama semua….he he he….

Because the face seems to function as an important identifying feature in memory, it can also be difficult for people with this condition to keep track of information about people, and socialize normally with others Ini lebih diperberat lagi, karena kemampuan bahsa Inggris saya minim sekali, sehingga cara komunikasi lewat tilpon akan menambah frustrasi saja. Akibatnya, kinerja saya sangat tidak effisien, urusan apa saja harus ketemu fisik dengan yang bersangkutan !! The inability to recognize familiar faces , semacam ini dialami oleh banyak immigran yang baru datang dan bisa berlangsung sampai berbulan bulan.

Tapi lain, bila ini dialami oleh seorang anak kecil yang tidak bisa mengenali wajah orang tuanya!.

Prosopagnosia atau Face blindness, begitu istilah kedokterannya, ini akibat taerjadi abnormalitas di gyrus fusiformis di otak bagian occipital kanan. Prosopagnosia (sometimes known as face blindness) is a disorder of face perception where the ability to recognize faces is impaired, while the ability to recognize other objects may be relatively intact. The term usually refers to a condition following acute brain damage, but recent evidence suggests that a congenital form of the disorder may exist. The specific brain area usually associated with prosopagnosia is the fusiform gyrus.

Ternyata keadaan ini banyak juga penderitanya lho, sebagai test coba lihat foto teman anda dengan posisi terbalik, bila anda tidak bisa mengenalinya maka anda menderita face blindness, he he he.. very mild cases of face blindness are much more common, perhaps affecting 10% of the population. Klik Prosopagnosia

Tapi bagaimana anda tetap bisa mengenali wajah anak, istri/ suami atau orang orang dekat anda? Few successful therapies have so far been developed for affected people, although individuals often learn to use 'piecemeal' or 'feature by feature' recognition strategies. This may involve secondary clues such as clothing, hair color, body shape, and voice.

Karena secara tak sadar, anda berhasil menutupi kekurangan anda ini dengan tehnik secondary clue, Ah ini pasti dia,itu lho cara ngomongnya, ketawanya, warna rambutnya, cara jalannya dsbnya.

Kembali Ke Halaman Utama - Koleksi Artikel Politik Indonesia

           


Holistic Solution Center | Hypnosis Association | EFT Indonesia | Psikoterapis | Bawah Sadar | Belajar Hipnotis | Layanan Hipnoterapi | Belajar Hipnoterapi | Buku Hipnotis Gratis | Hypnosis Training | Organisasi Hipnosis | Master Hipnotis | Solusi Salah Ketik | Fakir Magic | Sekolah Sulap | Psikologi Indonesia | Terapi Musik | Aktivasi Otak | Neurotherapy | Pengobatan Herbal | Artikel Kesehatan | Pakar Seks | Terapi Seks | Master Seks | Obat Ejakulasi Dini | Perusahaan Furniture | Master Indonesia | Toko Barang Antik | Terapi Tertawa | Kota Jepara | Pelatihan Internet Marketing