Agama

Kebebasan beragama yang tidak diikuti oleh kebebasan memilih agama sesuai dengan hati nurani masing masing individu adalah percuma saja. Seperti yang ditulis oleh Dalai Lama, I feel that no one has the right to impose his/her beliefs on another person

Semua ajaran agama itu sama baiknya, bentrokan antar pemeluk agama bukan disebabkan karena agama yang satu lebih baik/ unggul dari agama yang lain tetapi salah satunya disebabkan oleh faktor "narrow minded" manusianya sendiri (silahkan baca artikel Negeri bosenan). Tidak ada satu agamapun yang mengajarkan manusia untuk saling berkelahi apalagi bakar bakaran, bunuh bunuhan dan sebagainya. "I see compassion, love and forgiveness as common ground for all different religions, irrespective of tradition or philosophy and every religion teaches us the same message:be a warm-hearted person, begitu tambah Dalai Lama.

Myth

Saya bukan peramal dan tidak ingin jadi tukang ramal, figur Hemanius Candra dalam banyak artikel saya adalah cara demystify para pelaku fraudulent spiritism, upaya untuk menetralisir trik trik mereka, yang bertendensi menipu rakyat demi untuk kepentingan politik atau diri sendiri. Bukankah untuk bisa melawan fraudulent spiritism kita harus lebih CANGGIH dari mereka?, lebih tahu seluk beluk mystism, ramal meramal, trik trik sulap dan apa saja yang kelihatannya mokal menjadi makal, masuk diakal.

Memang masih ada kejadian 'aneh' yang belum bisa dijelaskan dengan ilmu modern, tapi bukan berarti manusia bisa sembarangan menyalahgunakannya untuk kepentingan agama, politik, apalagi untuk mencari kepopuleran diri.