Master Hipnotis, Pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi

 

Aug 24, 2007 22:23:13 WIB
There Is No Such Thing As A Free Lunch



Oleh Saputra

Salah satu rencana liburan kami bulan depan adalah mengunjungi assembling plant pesawat super-jumbo Airbus- A380 di Toulouse -France, untuk itu Christine yang bertugas mengatur transportasinya dan Shenny hotelnya. Rencananya, begitu selesai tour keliling UK, saya dan istri ketemu dengan ketiga anak di Bordeaux lalau bertujuh ke Toulouse dan Lourdes. Kami berpisah dengan mereka dikota ini, Shenny& Jesse dan Christine& Danny balik ke London ( mereka datang dari Paris beberapa hari sebelumnya) , Adrian terbang ke Athena dan ikut cruise ke Mykonos Island dan keliling menyusuri pantai Aegean Sea dan sedang kami berdua melanjutkan tour dua minggu keliling Turkey. Seperti biasanya, kami selalu mengatur jadwal tour secara teliti sebelumnya, sehingga tidak heran bila liburan satu setengah bulan kali ini akan cukup padat acaranya dan hampir setiap hari pindah kota.

“I need to book a mini van for 2 days while we’re in France so that we can drive from Bordeaux to Toulouse and then to Lourdes. Are you all happy to split the costs of the van between 7 people? It should cost no more than $100 per person for the 2 days.”, begitu bunyi email si anak sulung, Christine yang saya terima kemarin. Saya bangga sekali membaca emailnya. Beginilah cara anak anak kami sharing dan sekaligus respect dengan orang tuanya. Kami, ortu merasa dapat kehormatan besar disuruh urun bayar sewa mobil, biaya hotel/penginapan, makan dsbnya, dibagi rata bertujuh.

Didalam keluarga, kami selalu melihat uang hanya sebagai alat pembayaran saja, bila kami makan bersama di restoran, beli kado untuk teman keluarga atau apa saja untuk kepentingan bersama kami selalu sharing, biayanya kami bagi berlima bahkan bertujuh termasuk Danny/ suami Christine dan Jesse/ tunangan Shenny. Begitu pula sebaliknya, anak bukan kami anggap sebagai investasi tapi sekedar titipan dari Tuhan, yang harus kami didik sebaik baiknya, supaya mampu secara independent berkembang dan berdiri sendiri dikemudian hari. Kami ortu tidak mengharapkan balasan apa apa dari mereka, inilah konsep dari unconditional love yang kami terapkan dikeluarga kami.

Jadi tidak ada istilah orang tua minta gratis, minta sokongan uang atau jenis previlage / keistimewaan lainnya. Attitude minta minta atau mau ikut bila dapat gratisan dan lain sejenisnya tidak berlaku dikeluarga kami. If you want it, you have to make an effort to get it!. , itu didikan kami sejak mereka masih kanak kanak. Mereka tahu betul apa artinya, klik There Is No Such Thing As A Free Lunch Sesuatu yang gratisan pasti ada udang dibalik batunya, begitu pula bantuan dari negara asing bila gratisan, pasti ada hidden agenda-nya, yang sering malahan merugikan negara penerima bantuan.

Kembali Ke Halaman Utama - Koleksi Artikel Politik Indonesia

           


Holistic Solution Center | Hypnosis Association | EFT Indonesia | Psikoterapis | Bawah Sadar | Belajar Hipnotis | Layanan Hipnoterapi | Belajar Hipnoterapi | Buku Hipnotis Gratis | Hypnosis Training | Organisasi Hipnosis | Master Hipnotis | Solusi Salah Ketik | Fakir Magic | Sekolah Sulap | Psikologi Indonesia | Terapi Musik | Aktivasi Otak | Neurotherapy | Pengobatan Herbal | Artikel Kesehatan | Pakar Seks | Terapi Seks | Master Seks | Obat Ejakulasi Dini | Perusahaan Furniture | Master Indonesia | Toko Barang Antik | Terapi Tertawa | Kota Jepara | Pelatihan Internet Marketing