Kumpulan Berita Hukum Indonesia
Jaksa Periksa Ary Sigit

Ary Sigit, cucu almarhum mantan Presiden Soeharto, diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Senin (24/11). Dia diperiksa sebagai saksi perkara korupsi dana talangan pembangunan Sentra Primer Tanah Abang, Jakarta

Kemarin, Ary tiba pukul 10.00. Komisaris PT Sesi Properti Indonesia itu baru meninggalkan gedung Kejati DKI Jakarta pukul 12.30.

Informasi yang diperoleh Kompas, sebenarnya Ary dipanggil untuk diperiksa pada 18 November lalu. Namun, dia tak bisa datang. Akan tetapi, Ary memastikan akan hadir di Kejati DKI pada Selasa (25/11) ini.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta Hidayatullah yang dimintai konfirmasi membenarkan bahwa rencananya Ary diperiksa Selasa ini. Namun, akhirnya malah lebih cepat, datang pada Senin kemarin.

Tersangka

Hidayatullah juga menjelaskan, jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menangani perkara itu berdasarkan surat perintah penyidikan 22 September 2008. Penyidik sudah menetapkan satu tersangka, yakni mantan Direktur PT Pembangunan Sarana Jaya berinisial BSH.

Tersangka itu, meski sudah pernah diperiksa penyidik, hingga kini belum ditahan. Menurut Hidayatullah, jaksa sedang menjadwalkan lagi pemeriksaan terhadap tersangka.

”Jaksa juga sudah menyita 65 dokumen yang menunjukkan bukti terjadinya penyimpangan,” kata Hidayatullah.

PT Sesi membentuk konsorsium dengan dua perusahaan lain dalam pembebasan lahan guna pembangunan Sentra Primer Tanah Abang. Dananya dikucurkan melalui PT Pembangunan Sarana Jaya.

Pembangunan Sentra Primer Tanah Abang sendiri membutuhkan biaya Rp 250 miliar. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pembebasan lahan belum dilaksanakan. Padahal, PT Pembangunan Sarana Jaya telah mengeluarkan uang Rp 16 miliar. (idr)

Sumber: Kompas - Selasa, 25 November 2008

Solusi Kesalahan Mengetik Artikel
6330