Kumpulan Berita Hukum Indonesia
Peradi-KAI Ribut di Mahkamah Agung

Dua organisasi advokat-yang sama- sama mengklaim sebagai wadah tunggal advokat yang sah menurut undang-undang-terlibat adu mulut dan kericuhan di Gedung Mahkamah Agung, persis di depan ruang kerja Pelaksana Tugas Ketua MA Harifin A Tumpa.

Meskipun kericuhan tak berlangsung lama dan berhasil dilerai petugas keamanan MA, keduanya gagal beraudiensi dengan Harifin.

Kericuhan itu merupakan kelanjutan perpecahan organisasi advokat yang memanas sejak awal tahun lalu. Sejumlah advokat senior keluar dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan mendeklarasikan organisasi baru, Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai pihak, Harifin kemarin diagendakan beraudiensi dengan perwakilan Peradi. Namun, sesaat sebelum Peradi datang, pengurus KAI yang dipimpin Presiden KAI Indra Sahnun Lubis tiba di ruangan Harifin dengan maksud yang sama. KAI ingin membicarakan pengangkatan sumpah lebih dari 4.000 calon advokat yang telah lulus ujian KAI.

Kepala Bagian Biro Hukum dan Humas MA Nurhadi yang menemui para advokat berkonsultasi dengan Harifin. Harifin mengatakan, dirinya memang ada jadwal audiensi dengan Peradi dan tidak dengan KAI.

Pendukung KAI dan Peradi menunggu di ruang tunggu ruangan Wakil Ketua MA. Semula, mereka terlibat percakapan dan saling melontarkan candaan. Namun, hal itu berubah menjadi perang mulut sehingga Nurhadi terpaksa memanggil petugas keamanan dan meminta seluruh advokat keluar ruangan.

Wakil Presiden KAI Ahmad Yani menjelaskan, kedatangannya ke MA untuk beraudiensi dengan pimpinan MA terkait pengambilan sumpah calon advokat oleh pengadilan tinggi.

Terkait permasalahan itu, Nurhadi mengatakan MA belum menentukan sikap. MA baru akan menggelar rapat pimpinan untuk membahas persoalan tersebut.(ANA)

Sumber: Kompas - Selasa, 25 November 2008

Solusi Kesalahan Mengetik Artikel
6333