Kumpulan Berita Hukum Indonesia
Hakim MK Juga Minta 70 Tahun

Menyusul persetujuan Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Mahkamah Agung atau MA terkait perpanjangan usia pensiun hakim agung menjadi 70 tahun, hakim Mahkamah Konstitusi atau MK juga meminta hal yang sama.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Komisi III DPR dengan hakim MK, Kamis (4/12) di Jakarta. ”Ada permintaan dari MK yang juga kita perhatikan. Usia pensiun hakim MK itu 67 tahun. Jika MA 70 tahun, kami (MK) juga 70 tahun. Itu disampaikan oleh hakim MK,” ujar Trimedya, Ketua Komisi III DPR.

Menurut Trimedya, permintaan itu akan diperhatikan Komisi III DPR walaupun sebenarnya ada perbedaan mendasar antara hakim MK dan hakim MA.

”Hakim MK kan periodik. Mereka menjabat selama empat tahun, lalu dipilih lagi oleh tiga unsur, yaitu pemerintah, DPR, dan MA,” katanya lagi.

Kepentingan personal

Secara terpisah, Kamis, keputusan Panitia Kerja RUU MA memperpanjang usia pensiun hakim agung menjadi 70 tahun masih mendapatkan kritik. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPR, T Gayus Lumbuun, menilai, keputusan memperpanjang usia pensiun hakim agung itu tidak bermanfaat untuk lembaga MA. Namun, putusan itu lebih ditujukan bagi pribadi hakim agung.

Beberapa hakim agung akan pensiun tahun 2009. Misalnya, Harifin A Tumpa (Pelaksana Tugas Ketua MA) seharusnya pensiun pada Februari 2009 dan Djoko Sarwoko (Ketua Muda MA Bidang Pengawasan) pensiun pada Desember 2009. Mereka pernah diperpanjang masa pensiunnya selama dua tahun oleh Ketua MA (saat itu) Bagir Manan.

Soeripto, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, menyatakan sah-sah saja tudingan semacam itu. Namun, tudingan itu tak benar. ”Pertimbangan kita menyetujui usia pensiun 70 tahun adalah karena umumnya mengatakan hakim agung semakin tua semakin bijak dan dalam mengambil keputusan benar-benar matang,” ujarnya.

Gayus tidak setuju perpanjangan usia pensiun diberlakukan untuk hakim agung yang sudah memperoleh perpanjangan masa kerja. Seharusnya ketentuan itu, kalau tetap diberlakukan, untuk hakim agung yang maksimal berusia 65 tahun. Hakim agung yang mendapatkan perpanjangan pensiun tak layak mendapatkan perpanjangan lagi.

Rencananya, RUU MA akan diajukan ke paripurna DPR pada 17 Desember mendatang untuk mendapat persetujuan.

Trimedya mengaku belum tahu. Ia hanya mengatakan, RUU MA sudah selesai dari Tim Perumus, kemudian akan dilaporkan ke Panitia Kerja sekaligus dibawa dalam rapat kerja dengan pemerintah. (ana)

Sumber: Kompas - Jumat, 5 Desember 2008

Solusi Kesalahan Mengetik Artikel
6382