Kumpulan Berita Hukum Indonesia
Azwar Akui Terima Dana Rp 120 Juta

Anggota DPR Azwar Chesputra, yang menjadi saksi kasus korupsi alih fungsi hutan di Sumatera Selatan, mengakui pernah menerima dana Rp 100 juta melalui sekretarisnya. Ia juga menerima Rp 20 juta setelah melakukan kunjungan lapangan.

”Namun, Rp 100 juta itu adalah pinjaman Pak Yusuf Erwin Faisal kepada saya karena dia pengusaha,” ujar Azwar, saat diperiksa sebagai saksi perkara korupsi alih fungsi hutan di Sumatera Selatan dengan terdakwa mantan anggota DPR, Al Amin Nur Nasution, di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Jumat (21/11). Yusuf juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Jaksa Eddy Hartoyo pun membacakan transkripsi pembicaraan antara Azwar dan Al Amin yang diduga terkait kasus itu. Ketika percakapan ini dikonfirmasi, Azwar mengatakan, ia memang pernah berbicara dengan Al Amin, terkait Ganjar. Namun, dalam sidang tak dijelaskan siapa Ganjar.

”Waktu itu ada yang berikan bocoran ke kami, tetapi bocoran itu tidak jadi disampaikan. Saya tidak tahu maksud bocoran itu,” kata Azwar lagi.

Penyanyi Kristina, yang juga istri Al Amin, dan adiknya, Silvia, yang sebenarnya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk Al Amin, Jumat, tak hadir di sidang. Keduanya juga tak menjelaskan alasan ketidakhadirannya itu.

Pengadilan Tipikor yang dipimpin ketua majelis hakim Edward Pattinasarany, Jumat, juga mendengarkan keterangan saksi, Direktur Utama PT Chandratex Indoarta Chandra Antonio Tan. Chandra menjadi rekanan pengalihan fungsi hutan Tanjung Api-api di Sumsel.

Chandra mengakui, pejabat di Sumsel meminjam Rp 5 miliar untuk mengurus izin alih fungsi hutan ke DPR. (vin)

Sumber: Kompas - Sabtu, 22 November 2008

Solusi Kesalahan Mengetik Artikel
6325