Kumpulan Berita Hukum Indonesia
Selasa Ini Presiden Canangkan Reformasi Peradilan

Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mencanangkan reformasi peradilan di Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (20/12) ini. Acara ini dihadiri seluruh unsur pimpinan MA, hakim agung, serta seluruh ketua pengadilan tingkat banding dan ketua pengadilan tingkat pertama.

Acara yang akan dicanangkan Presiden ini bernama ”Pertemuan Puncak Akselerasi Pelaksanaan Agenda Pembaruan Peradilan antara Presiden RI dan Ketua MA”.

Selain dihadiri para hakim, acara ini juga akan dihadiri oleh Ketua Mahkamah Konstitusi, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Yudisial, Menteri Keuangan, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Kepala Bappenas, Komisi III DPR, Komisi Anggaran DPR, Direktur Jenderal Anggaran, Badan Kepegawaian Nasional, serta wakil dari negara sahabat.

Semula acara ini akan diadakan tanggal 9 Desember 2005, tetapi ditunda dan baru dilaksanakan hari ini.

Reformasi peradilan yang akan dicanangkan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MA Bagir Manan, dan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki pada 16 November lalu.

Dari rilis yang dikirimkan ke Kompas, pembaruan peradilan meliputi berbagai aspek, mulai dari perekrutan hakim, rasionalisasi pegawai, manajemen penanganan perkara, sampai dengan aspek pengawasan merupakan keniscayaan.

MA di bawah kepemimpinan Bagir Manan telah memprakarsai upaya-upaya pengembangan konsep dan rencana aksi pembaruan peradilan yang tertuang dalam cetak biru pembaruan peradilan.

Dalam pelaksanaan ditemukan berbagai kendala, antara lain lemahnya koordinasi dan kepemimpinan di MA yang tidak secara memadai mendorong pelaksanaannya. Tentu saja rendahnya rasa memiliki dalam jajaran birokrasi MA menjadi salah satu penyebab ketidaklancaran pelaksanaan agenda pembaruan di MA.

Faktor lain yang menghambat adalah lemahnya dukungan eksekutif, khususnya presiden, terkait dengan manajemen sumber daya manusia dan keuangan MA. Oleh sebab itu, keterlibatan presiden yang dibarengi dengan revitalisasi kepemimpinan di MA akan mendorong percepatan pembaruan peradilan. (VIN)

Sumber: Kompas - Selasa, 20 Desember 2005

Solusi Kesalahan Mengetik Artikel
40