Beasiswa, Lowongan Kerja


Website ini berisikan kumpulan 
artikel, renungan, humor dan 
lagu-lagu Kristiani

 
 

 

Situs ini merupakan situs pelayanan GKI Pasteur, Bandung

 

Artikel utama

SEJARAH BERDIRINYA SEKTE SAKSI YEHOWAH 

I. TOKOH-TOKOH SEKTE SAKSI YEHOWAH

NAMA

MASA HIDUP

MASA MEMIMPIN

Charles Taze Russell

1852-1916

1979-1916

Joseph Franklin (Judge) Rutherford

1869-1942

   1916 - 1942

Nathan Homer Knorr

1905-1977

   1942 – 1977

Fredrick W. Franz

1893-1992

   1977 – 1992

Milton G. Henschel

1915-2000

           1992 - 2000

Charles Taze Russell lahir dari sebuah keluarga Presbyterian yang saleh. Dia mengalami kehilangan iman akibat rationalisme agama. Kemudian dia menemukan pertumbuhan imannya pada gereja Congregationalis (Baptis) dan kemudian pindah ke Advent sebelum dia mengawali kelompok kelompok pemahaman alkitabnya. (kelompok Russelis, kelompok Millenial Dawnist, serta kelompok Zion’s Watch Tower Tract Society)

Kelompok pemahaman alkitab ini hasilnya adalah menolak ajaran-ajaran Gereja seperti Trinitas (Kristus adalah manusia yang diciptakan dan ditinggikan oleh Allah), kebangkitan Kristus, adanya neraka, dan lebih mengutamakan kedatangan Kristus yang kedua kali.

Russell yakin bahwa Kristus telah datang kembali ke dunia secara spiritual (tak terlihat) tahun 1874, yang kemudian diikuti dengan masa penuaian selama 40 tahun (1914, Perang Dunia I) itulah akhir segala sesuatu dan menjadi awal Armageddon pertempuran terakhir antara Yehowah dengn Iblis. Russel sendiri dipahami oleh para pengikutnya sebagai malaikat ke 7 yang diutus untuk gereja akhir zaman! Dia disebut Malaikat ke 7 utusan Yehowah. Russel mengajarkan ajaran akhir zaman yang rumit dengan berbagai perhitungan dari Piramida Besar di Gizeh, Mesir (dua kali dia berkunjung ke Mesir untuk menghitung waktu akhir zaman dengan menghitung sisi-sisi dasar piramida tersebut, yang menghasilkan perhitungan kedatangan Kristus secara spiritual di atas) Dia meminta pengikutnya untuk memberitakan penghakiman bangsa-bangsa dan menantikan kemenangan Yehowah atas Iblis pada pertempuran Armageddon.

Sesuai Wahyu 7 : 4  hanya 144000 orang saja yang akan selamat!

Dia meninggal pada 31 Oktober 1916 di Pampa, Texas dalam perjalanan pastoralnya.

Joseph Franklin Rutherford lahir dari sebuah keluarga petani Baptis di Morgan County, Missiouri dan kemudian dia menjadi hakim. Dia adalah pemimpin Watch Tower Bible and Tract Society dan pendiri organisasi theokratis “Saksi Yehowah” pada tahun 1931. Dia mengikuti kegiatan Siswa Alkitab kelompok Russell pada tahun 1894 dan bergabung dalam kelompok Watch Tower pada tahun 1906. Pada masa kepemimpinannya, organisasi Siswa alkitab yang belum bersatu dan belum mantap ajarannya, diubah menjadi gerakan birokratis yang berdasar ajaran/doktrin CT Russel disertai disiplin organisasi yang tinggi.

Dengan melanjutkan ajaran Russell tentang zaman akhir telah mulai 1914, menghadapi Perang Dunia I, Rutherford mengambil sikap tidak konfrontatif

Pada 21 Juni 1918, dia dihukum penjara 20 tahun akibat tindakan melarang wajib militer dan membongkar rahasia negara, tapi tahun 1919 dia dibebaskan dengan jaminan, dan bagi para pengikutnya Rutherford dianggap sebagai pahlawan. Perpecahan karena beda pendapat tentang re-interpretasi nubuatan akhir zaman diatasi oleh Rutherford dengan menanamkan keyakinan bahwa Saksi Yehowah adalah organisasi theokratis dengan disertai ‘kesetiaan mati” dan komitmen eksklusif anggota melalui sikap tampil beda di dunia yang mengakibatkan sering berbenturan dengan pemerintah di berbagai negara. Rutherford menerbitkan sejumlah besar buku serta stasiun radio Saksi Yehowah serta pemancar lain. Dia menekankan pentingnya anggota Saksi Yehowah menjadi seorang saksi yang tangguh dan setia. Di bawah kepemimpinannya, gerakan Saksi Yehowah berkembang di AS dari 1000 anggota (1918) menjadi 30.000 anggota, dari 50.000 anggota di seluruh dunia. Ucapannya yang sangat terkenal adalah “Millions Now Living Will Never Die! 

Dia meninggal dunia 8 Januari 1942 di Beth-Sarim (House of Prince) di San Diego, California.

Nathan Homer Knorr mengarahkan Saksi Yehowah secara progressif dari konfrontasi dengan dunia dan pemerintah menjadi penekanan aktivitas missioner antar rumah (door-to-door) serta pengembangan missioner di luar negeri serta menerbitkan kitab suci terjemahan Dunia Baru, The New World Translation of the Holy Scriptures (1955). Mengajarkan dan mengoreksi bahwa kedatangan Krsitus kedua kali akan terjadi tahun 1975. 

Fredrick William Franz adalah penerjemah utama kitab suci terjemahan Dunia Baru. Saksi Yehowah di bawah kepemimpinannya semakin menjadi oligarkhis (kepemimpinan di bawah sekelompok kecil orang) dan birokratis.

Milton G. Henschell. Belum  ada data lengkap, lihat table.

II. AJARAN SESAT SEKTE SAKSI YEHOWAH SECARA UMUM

Nama Saksi Yehowah diambil dari Yesaya 43 : 10  “kamu inilah saksi-saksiKu” melalui konvensi pada tahun 1931, di bawah kepemimpinan Joseph Franklin Rutherford. Sekte Saksi Yehowa dapat dipandang sebagai aliran keagamaan yang menekankan pada:

  1. tafsiran harafiah alkitab, bukan interpretasi kontekstual (biblical literalism)

  2. penekanan pemahaman ajaran pada akal budi (rationalism)

  3. pengharapan akhir zaman yang menggebu-gebu (millennialism)

  4. penginjilan/dakwah secara agresif (menyerang ajaran serta lembaga lain)

1. Ajaran tentang Yesus Kristus

Mereka tidak mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan apalagi Allah Anak, Yesus hanyalah ciptaan tertinggi Allah yang sering disetarakan dengan malaikat Michael, Yesus dipahami pula sebagai Saksi pertama dari kemahakuasaan Yehowah. Yesus menjadi Kristus/Messias setelah baptisan di sungai Yordan. Dalam banyak hal, gerakan Saksi Yehowah adalah pengulangan wujud gerakan Arius yang muncul pada abad ke 4, yang pada gilirannya menolak pula ajaran Allah Tritunggal. Karena itu, mereka tidak mempercayai Allah Tritunggal, tapi hanya kepada Yehowah yang menyatakan diri dalam Perjanjian Lama.

2. Ajaran tentang Sakramen

Sakramen Baptisan Kudus dilangsungkan hanya bagi orang dewasa, melalui baptisan selam dan tidak ada baptisan anak.

Perjamuan Kudus dirayakan sekali setahun tepat pada hari Paskah.

Perjamuan Kudus hanyalah makan malam terakhir yang mengingatkan tindakan Allah yang telah membebaskan umat Israel dari perbudakan di Mesir.

3. Ajaran tentang Kedatangan Kristus yang kedua kali (The Second Coming) 

Ajaran kedatangan Kristus kedua kali merupakan ajaran yang memikat banyak orang, namun sekaligus juga membingungkan karena berulang kali harus direvisi (paling tidak 5 kali) dan terbukti sampai sekarang belum terwujud.

CT Russell menyakini kedatangan Kristus kedua kali secara spiritual (tidak kelihatan wujudnya) telah terjadi tahun 1874, diikuti dengan masa penuaian selama 40 tahun, yakni 1914, dan Kristus akan memerintah secara kelihatan sebagai Raja mulai tahun tersebut, di mana 1000 tahun kemudian Penghakiman Terakhir terjadi. (Wahyu 22 : 6)

Itulah akhir zaman millennium yang ditandai dengan kemenangan Yehowah atas Iblis di Armageddon (pertempuran yang baik mengalahkan yang jahat)

Ketika kedatangan Kristus itu tak terjadi, tokoh Saksi Yehowah ini seperti tak takut pada kegagalan, mengubah waktu kedatangan Kristus kedua kalinya beberapa kali, antara lain 1916, 1918, 1924, 1928, kemudian pada kepemimpinan NH Knorr dihitung ulang menjadi tahun 1975 kemudian 1995. Namun sampai detik ini semuanya tak terbukti dan salah!

CT Russell dalam ajaran kedatangan Kristus yang kedua kali sangat dipengaruhi pandangannya oleh gerakan Millenaris, yaitu gerakan keagamaan yang mengharapkan keselamatan itu terwujud dalam:

  1. Keselamatan bersifat kelompok bukan individu (kolektif)

  2. keselamatan akan terwujud di dunia ini (terrestrial) bukan di dunia sana (sorga)

  3. keselamatan akan segera terjadi dan tiba-tiba

  4. serta mengubah (transformasi) dunia secara keseluruhan (total)

  5. disertai dengan tanda-tanda ajaib (intervensi dunia supranatural)

4. Ajaran Keselamatan dalam Kristus

Pemahaman Saksi Yehowah tentang keselamatan berbeda dengan paham/ajaran keselamatan dalam gereja Kristen, yakni keselamatan bukanlah anugerah Allah, melainkan melalui perbuatan menjadi ‘saksi’ baik secara pribadi maupun bersama dalam mempertahankan nama baik kemuliaan Yehowah yang memberikan jaminan bahwa mereka ada pada jalan menuju keselamatan akhir dari kematian. Mereka yang sekarang menjadi saksi dalam nama Yehowah serta mewartakan pemulihan akhir pada peperangan terakhir antara kebaikan dan kejahatan di Armageddon akan terus hidup di atas dunia yang telah dipulihkan; dan sejumlah 144000 orang kudus yang terpilih akan dibangkitkan dalam kerajaan sorga dan akan memerintah atas bumi yang telah dipulihkan. Sedang semua jiwa lain akan dibinasakan baik saat kematian mereka atau pun pada penghakiman berikutnya jika mereka gagal menjadi saksi Yehowah. Karena itu pula Saksi Yehowah menolak ajaran hukuman kekal dalam neraka. Dengan demikian mereka juga menolak ajaran hidup setelah kematian. Yang ada hanya dua pilihan menjadi Saksi Yehowah yang setia dan akan dibangkitan atau dibinasakan karena gagal menjadi Saksi Yehowah yang setia! Mereka menolak kekekalan jiwa.

Secara kasat mata kita dapat mengetahui bahwa orang tersebut adalah pengikut Saksi Yehowah dari tanda-tanda :

  1. pelayanan dari rumah ke rumah (door-to-door ministry) sebagai alat mencapai keselamatan lewat perbuatan pelayanan.
  2. penjualan majalah Saksi Yehowah  (Awake! / Sadarlah! Atau Watch Tower magazine) kepada masyarakat umum
  3. mereka mementingkan kesucian hidup dengan menolak transfusi darah ataupun menjadi pendonor darah
  4. mempunyai kitab suci : The New World Translation of the Holy Scriptures / kitab suci terjemahan Dunia Baru dan menafsirkannya secara harafiah rasional.
  5. menolak menghargai simbol-simbol kenegaraan, dilarang menjadi pegawai negeri, dan militer (ini merupakan ibadah bukan kepada Yehowah, bandingkan Keluaran 20 : 3-5)
  6. dan sikap anti sosial serta tak mau menyatu dengan masyarakat umum, anti system-nilai masyarakat yang berlaku bahkan terhadap pasangan suami/istri yang bukan anggota Saksi Yehowah
  7. organisasi Saksi Yehowah bersifat otoriter, hierarkhis yang mewujud sebagai lembaga missioner (pengutusan penginjilan)
  8. menolak merayakan hari ulang tahun atau hari besar lain.
  9. mempunyai penerbitan buku/majalah/brosur yang diterbitkan paling tidak dalam 40 bahasa
  10. melarikan diri dari semua masalah kehidupan. (kaum eskapist)
III. KESAKSIAN MANTAN SAKSI YEHOWAH

Saya dahulu adalah anggota gereja Baptis, tetapi selama belasan tahun berikut saya bergabung dengan saksi Yehowa. Sementara saya antusias dengan pengharapan besar terhadap pengetahuan dasar tentang teks dan moralitas alkitab, enam tahun berikut bersama saksi Yehowah membawa saya pada kematian spiritual. Mengapa ? Karena hidup tanpa Kristus! Oh betapa indahnya membaca dan mendengar tentang Kristus lagi. Mungkin seseorang dapat mempelajari banyak tentang sejarah Israel kuno dari para saksi Yehowa, tetapi begitu sedikit mempelajari tentang Yesus Kristus”.

Melalui analisis kepemimpinan dan ajaran Sekte Saksi Yehowah di atas kita dapat menyimpulkan  dari berbagai ruang lingkup kehidupan Saksi Yehowah (konteks teologis, SDM, budaya, ekonomi, politis, sosial serta psikologis) sebagai berikut:

Konteks Budaya, semua gerakan apokaliptis muncul di Amerika Serikat, hal ini menjadi mungkin karena suasana kehidupan yang bebas sama sekali (total freedom) dengan dominasi kapitalis (capitalistic domination) dibarengi dengan gerakan kebangkitan agama yang merindukan pengalaman dan makna hidup yang baru.

Sisi lain masyarakat pada umumnya adalah, masyarakat mengalami pesimisme yang kuat terhadap situasi pada waktu itu dan orang telah jemu dengan individualis yang menonjol sehingga masyarakat umumnya mulai mencari suatu komunitas yang mempunyai ikatan kesatuan yang lebih terasa serta mendalam, dan itu ditemukan dalam antara lain gerakan Saksi Yehowah. Yang dicari masyarakat pada waktu itu dalam gerakan Saksi Yehowah antara lain, kedamaian mental, kebebasan, keamanan serta pengalaman spiritual.

Di tengah pluralisme agama yang membingungkan dan bersikap ganda, kebanyakan orang pada waktu itu mencari kebenaran yang absolut serta pasti, termasuk kedatangan Kristus yang kedua kali.

Konteks Sumber Daya Manusia: dengan kepemimpinan CT Russell, FJ Rutherford dan NH Knorr, yang merupakan tokoh-tokoh yang handal, idealis serta sebagai organisator yang ulung, namun juga sebagai pemimpin yang berulang kali merevisi ajaran kedatangan Kristus yang kedua kali. Mereka mampu memasarkan dan menyebar-luaskan ajaran dan gagasan-gagasan mereka melalui terbitan buku, traktat, (dalam jumlah jutaan eksemplar) serta radio.

Konteks Sosial Saksi Yehowah cenderung kuat anti terhadap semua tatanan sosial yang ada, khususnya lembaga gereja dan pemerintah; berpartisipasi dalam kedua lembaga tersebut sama artinya memberikan kesetiaan pada tatanan si jahat. Ada dua kategori kehidupan masyarakat Saksi Yehowah, yakni sebagai pioneers, pekerja-pekerja penuh waktu; serta yang kedua, para publishers, yakni anggota-anggota yang memberikan sebagian waktu mereka untuk menjual buku terbitan-terbitan Saksi Yehowah.

Konteks Ekonomis, tokoh-tokoh Saksi Yehowah awal adalah orang yang mampu secara ekonomis dengan dana, tenaga, keahlian serta komitmen mati, menerbitkan berbagai tulisan mereka sendiri serta berbagai nama majalah/brosur yang digunakan

Konteks Politis, keberadaan saksi Yehowah diyakini sebagai organisasi milik Yehowah sendiri, mereka anti pemerintah serta simbol-simbol pemerintahan seperti penghormatan bendera nasional, pemasangan gambar presiden, dll. Ini memberikan kecenderungan hidup dalam pengejaran, penganiayaan (persecution-complex) dan mencerminkan diri sebagai musuh pemerintah.

Konteks Psikologis sikap kehidupan yang pesimistis-eskapis terhadap situasi dunia, puritan, menekankan kesucian diri, dan pada gilirannya mereka adalah orang yang berbeda (eksklusif) dengan kebanyakan orang lain serta fundamentalis yakni memahami kitab suci secara harafiah dan bukan secara kontekstual. Semua kata dan bilangan diyakini benar secara tertulis (termasuk yang selamat dan mempunyai hidup kekal adalah 144000 orang)

Konteks Teologis didorong dengan gagasan-gagasan apokaliptis (kedatangan Kristus yang kedua kali), Armageddon (pertempuran terakhir) serta tentang Hidup Kekal yang dikembangkan dalam studi pemahaman alkitab yang hasilnya disebar luaskan melalui media cetak serta aktivitas di ujung-ujung jalan (street-corners) dan door to door, mereka memahami diri sebagai kelompok yang menawarkan alternatif kehidupan agama yang meyakinkan bagi semua orang.

Pada intinya secara sosio-psikologis, Saksi Yehowah merupakan suatu sekte yang berorientasi negatif, yakni meminta mencabut hak-hak pribadi anggotanya secara emosional, ekonomis dan politis dengan membaktikan hidup melalui menjadi saksi Yehowah dengan menjual majalah/buku /membagikan brosur terbitan Watch Tower.

Sumber Bacaan:

Daniel G. Reid, .ed., Dictionary of Christianity in America, Intervarsity Press, Downers Grove, Illinois, 1990.

J.D. Douglas, ed., New Twentieth Century Encyclopedia of Religion Knowledge, 2nd edition, Baker Book House, Grand Rapids, Michigan,

F.L. Cross, E.A. Livingstone, The Oxford Dictionary of the Christian Church, Oxford University Press, Oxford, New York, 1997 3rd edition.

John Wijngaards, Jehovah’s Witnesses: A useful book for Jehovah’s Witnesses, friends, relatives, clergy and teachers, The Incorporated Catholic Truth Society, London, 1998.

--------, “Those Jehovah’s Witnesses”, dalam The Tablet, 1999/Nomor 253

A.A. Hoekema, Jehovah’s Witnesses, William B. Eerdmans Publishing Company, Grand Rapids, Michigan, 1972.

E. C. Gruss, The Jehovah’s Witnesses and Prophetic Speculation, Presbyterian and Reformed Publishing Co., Nutley, New York 1974. 2nd ed.

T. Dencher, Why I left Jehovah’s Witnesses, Christian Literature Crusade, Fort Washington, 1966

William J. Schnell, Thirty Years a Watchtower Slave, Baker Book House, Grand Rapids, 1956

-------, Christian: Awake!, Baker Book House, Grand Rapids, 1962

Stevenson, W.C., The Inside Story of Jehovah’s Witnesses, Hart Publishing Co., Washington, 1967

Bahan-bahan download dari berbagai Jehovah’s Witnesses’ websites

Nathan Homer Knorr, The New World Translation of the Holy Scriptures, The Watch Tower Bible and Tract Society of New York, Inc. 1955.

David Englund, “Salvation in Jesus Christ”, Bethel Ministries Newsletter 1987

“Watch Tower Presidential Era Summaries” dalam Randall Watters, Thus Saith the Governing Body of Jehovah’s Witnesses

Penulis : Pdt. Bachtiar Kokasih MTh.
Bahan pemahaman alkitab 5/11/2001 di gki pasteur  


Baca pula:

Kisah Rhonda

Kesaksian seorang mantan Saksi Yehowah

 

1

Pengobatan Herbal, Obat Tradisional


Holistic Solution Center | Hypnosis Association | EFT Indonesia | Psikoterapis | Bawah Sadar | Belajar Hipnotis | Layanan Hipnoterapi | Belajar Hipnoterapi | Buku Hipnotis Gratis | Hypnosis Training | Organisasi Hipnosis | Master Hipnotis | Solusi Salah Ketik | Fakir Magic | Sekolah Sulap | Psikologi Indonesia | Terapi Musik | Aktivasi Otak | Neurotherapy | Pengobatan Herbal | Artikel Kesehatan | Pakar Seks | Terapi Seks | Master Seks | Obat Ejakulasi Dini | Perusahaan Furniture | Master Indonesia | Toko Barang Antik | Terapi Tertawa | Beasiswa & Lowongan Kerja | Kota Jepara | Pelatihan Internet Marketing